Sekolah di Jaksel Libur karena Corona, Wali Kota: Itu Sudah Benar

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah sekolah di wilayah Jakarta Selatan meliburkan siswa dan pegawainya selama 14 hari sejak Selasa kemarin. Keputusan libur dilakukan setelah salah satu guru sakit diduga corona. 

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali membenarkan tindakan tersebut. Namun, dia mengaku belum mendapatkan informasi terkait guru yang terindikasi Corona di sekolah internasional tersebut.

“Mekanismenya sudah benar, terkait dengan tanggap itu,” kata Marullah dikutip dari Antara, Jakarta, Rabu. (4/3/2020)

Dia optimistis jika laporan tersebut diterima, Kementerian Kesehatan akan memberikan prosedur tetap tertentu untuk mencegah penyebarannya.

“Biasanya kalau kondisinya seperti itu Kemenkes sudah berikan sejumlah prosedur tetap,”  katanya.

Terkait tindak lanjut Pemkot Jakarta Selatan mengatasi Corona di wilayahnya, Marullah mengatakan langkah-langkah yang dilakukan tidak jauh ari arahan dan instruksi yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta.

“Pokoknya apa yang disampaikan gubernur kita lakukan,” kata Marullah.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesiswaan dan Sumber Belajar Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Momon Sulaeman mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan terkait sekolah yang meliburkan siswanya terkait Corona.

Terkait tindakan sekolah meliburkan siswa selama 14 hari, menurut Momon, adalah inisiatif sekolah karena Dinas Pendidikan tidak mengeluarkan instruksi apapun.

“Itu inisiatif sekolah sendiri, karena kami tidak pernah mengeluarkan instruksi,” kata Momon.

Momon menyebutkan, pihaknya belum mendapat informasi detail terkait guru yang terindikasi Corona tersebut, karena pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap guru tersebut.

Selain itu, pihak sekolah tidak bisa dihubungi karena sudah libur.

Ia juga mengatakan pembinaan sekolah internasional berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bukan dari Dinas Pendidikan sehingga tidak bisa melakukan intervensi.

Sebelumnya, Team leader security sekolah itu, Firmansyah ketika ditemui di Jakarta, Selasa menyampaikan keputusan pihak sekolah meliburkan kegiatan pendidikan dikarenakan salah satu pengajar diduga terkena virus Corona.

“Sambil menunggu hasilnya tes guru itu negatif atau tidak, selama 14 hari diliburkan,” kata Firmansyah.

Sumber

https://dnetwork.site/sekolah-di-jaksel-libur-karena-corona-wali-kota-itu-sudah-benar/

Subscribe to receive free email updates: