Antisipasi Tangkal Corona BTN Tingkatkan WFH Hingga 70%


Kenaikan permasalahan virus corona COVID- 19 di Indonesia mendesak warga terus menjadi berwaspada tiap harinya. Prosedur yang dikeluarkan pemerintah, physical distancing, meliputi sistem Work From Home( WFH) ataupun bekerja di rumah.

PT Bank Tabungan Negeri Tbk (BTN) sudah mengambil langkah buat menghindari serta kurangi penyebaran virus corona tersebut.

Pahala Nugraha Mansury, Direktur Utama Bank BTN, mengatakan kalau perseroan telah memberlakukan beberapa prosedur- prosedur penangkalan virus corona terus menjadi mewabah semenjak dini Presiden RI Joko Widodo mengimbau warga buat kurangi kegiatan di luar rumah.

Pak Pahala lanjut, sistem WFH diadakan Bank BTN sesuai dengan tingkat kritikal wabah mematikan ini di setiap wilayah. Tingkat kritikal yang dimaksud diambil dari jumlah pasien di setiap wilayah yang positif terinfeksi virus corona COVID-19 oleh pemerintah.

“Dengan perkembangan data penyebaran COVID-19 saat ini, beberapa jaringan kantor dengan tingkat kritikalitas tinggi akan ditingkatkan presentase WFH hingga 70%,” jelas Pak Pahala di siaran pers yang diterima redaksi pada Selasa (24/3/2020).

Contohnya, Kantor Pusat Bank BTN di Jakarta yang termasuk area berstatus kritikalitas tinggi diberlakukan WFH minimal 50% dan maksimal 70%. Persentase telah meningkat dari ratio WFH sebelumnya yang minimal 20% dan maksimal 40%.

“Pemberlakuan ini juga telah menyesuaikan himbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi kegiatan perkantoran hingga batas minimal.” tambah dia.

Pak Pahala mengakui, walaupun berat, keputusan WFH tersebut ingin tidak ingin wajib diambil. Perihal ini sebab baginya keselamatan nasabah serta pegawai merupakan prioritas utama dalam masa genting semacam ini.

Subscribe to receive free email updates: